
Mata adalah Lensa Cembung, Melihat Dunia Terbalik, Mengapa Kita tidak Bisa Merasakannya?
Seperti pepatah yang berbunyi …."Seeing is believing", atau "melihat baru percaya." Ungkapan ini umumnya merujuk pada sesuatu yang tidak dipercaya kenyataannya, misalnya penampakan alien, manusia yang bisa terbang, atau dewa-dewi. Kita belum percaya kalau belum melihatnya secara langsung dengan mata kepala sendiri.
Tetapi, profesor tua itu mengatakan…coba kalian bayangkan, seperti apa dunia nyata itu sebenarnya.
Dunia yang sebenanrya seharusnya adalah dunia yang terbalik. Profesor tua itu mulai menjelaskan pandangannya. Hipotesis ini berawal dari prinsip pencitraan lensa cembung.
Lensa mata manusia sama dengan lensa cembung dengan jarak fokus variabel, dan retina sama dengan layar cahaya yang dapat dicitrakan. . Cahaya diproyeksikan ke bagian bawah retina melalui bagian atas lensa.
Demikian juga sebaliknya dapat diproyeksikan ke bagian atas retina melalui bagian bawah lensa.
Jadi proyeksi pada retina seharusnya berupa citra nyata yang diperkecil dan terbalik, yaitu, apa yang dilihat mata itu mungkin adalah dunia yang terbalik.
#Pencerahan
#Misteri
#MataKetiga
