
Motif Bisnis Dalam Pembobolan Data KPU
Pembobolan data pemilih dari server Komisi Pemilihan Umum yang terjadi belum lama ini, menjadi sorotan dalam Rapat Kerja antara Komisi I DPR RI dengan Menteri Komunikasi dan Informasi, yang diselenggarakan di Senayan, Jakarta pada 29 November lalu. Para anggota dewan mempertanyakan langkah yang sudah diambil oleh KomInfo dalam kasus peretasan situs resmi KPU itu, yang menyebabkan tercurinya 204 juta data pemilih. KPU bersama kepolisian dan Badan Siber & Sandi Negara sedang menyelediki masalah itu.
Usai Raker dengan Komisi I DPR, Menteri Komunikasi & Informasi Budi Arie memastikan bahwa motif dari pencurian data pemilih itu bukan politis.
[Budi Arie Setiadi, S.Sos., M.Si., Menteri Komunikasi & Informasi]:
"Kalau motif kita bisa jamin itu untuk kepentingan komersil, mau diperjual belikan data itu. Itu dari kami kesimpulan sementara... Kami mau meyakinkan itu bukan motif politik ini motif bisnis. Ini supaya publik jangan resah dulu, ini politik, ini KPU. Ini sekaligus warning untuk penyelenggara Pemilu untuk menjaga sistemnya dengan baik, keamanan datanya dengan baik.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almansyari menyayangkan terjadinya pembobolan data pemilih dari server KPU. Menurutnya, penanganan masalah itu harus mengacu pada Undang-undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.
[Abdul Kharis Almansyari, Ketua Panja Revisi UU ITE]:
“UU Perlindungan Data Pribadi kan bunyinya, setiap pengendali data wajib menjamin keamanan data pribadi yang dikelolanya, yang dikendalikannya. Oleh karena itu, jika betul terjadi kebobolan di lembaganya, lembaga manapun, maka lembaga itu yang bertanggungjawab sepenuhnya. Bahwa siapa yang membobol, itu harus dicari, iya. Tapi Undang-undang Perlindungan Data Pribadi mengamanatkan kalau anda pengelola, pengendali data pribadi maka anda harus menjamin keamanan, gak boleh sampai bobol. Apapun yang terjadi itu.”
NTD News melaporkan dari Jakarta.
Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan
#kpu #pembobolan #databreach #komisipemilihanumum #uuite #komunikasidaninformasi #kominfo #siber #pemilu
