
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma'mun Murod: China Tak Boleh Melanggar Hak Ibadah
Rektor UMJ Prof. Dr. Ma'mun Murod: China Tak Boleh Melanggar Hak Ibadah
Pada 22 November 2023 lalu, Human Rights Watch melaporkan bahwa penguasa komunis China telah menutup, menghancurkan, dan mengubah ribuan masjid di provinsi utara Ningxia dan Gansu. Ada sekitar 1.300 masjid di Ningxia telah ditutup atau diubah fungsi sejak 2020. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya sistimatik rejim Partai Komunis China untuk membatasi praktik Islam di China.
Masalah tersebut tak luput dari perhatian Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma'mun Murod Al Barbasy usai menjadi penanggap dalam Dialog Publik yang menghadirkan capres dan cawapres 2024 di kampus UMJ Jakarta pada 23 November lalu. Ma'mun Murod menyarankan penguasa China belajar dari Indonesia.
[Prof. Dr. Ma'mun Murod Al Barbasy, S.Sos., M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta]:
"Saya bicara pada konteks kemanusiaan yah, saya tidak masuk pada wilayah politik, kalau urusan politik, Xinjiang mau merdeka itu bukan urusan saya, saya bicara dari sisi kemanusiaan. Kebebasan beragama. Selagi itu kepentingan untuk beribadah, membangun tempat ibadah, semestinya pemerintah China harus belajar banyak dari Indonesia. Bagaimana meramu kebhinekaan di Indonesia. Pemerintah China mesti belajar dari Indonesia, terutama pendekatan- pendekatan yang cenderung dialog dan tidak main gebug, menggunakan kekerasan-kekerasan, saya kira itu penting. Bagaimana berkomunikasi antara negara dengan agama. Pemerintah China harus banyak belajar dari Indonesia. Sehingga tidak ada uoaya-upaya yang akan cukup massif dan cenderung represif. Orang mau beribadah pasti membutuhkan tempat ibadah."
Ma'mun Murod mengakui sikap pemerintah Indonesia yang cenderung kurang tegas dalam menanggapi masalah ini juga bisa diakibatkan karena faktor kedekatan negara ini dengan China.
Prof. Dr. Ma'mun Murod Al Barbasy, S.Sos., M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta]:
"Mungkin ada faktor itu. Untuk menjaga kita sebagai negara, yang masuk katagori Non blok gitu. Mungkin pada beberapa (kasus) juga Indonesia mengalami kasus yang serupa, kemudian menjadi Indonesia tidak bisa bersikap tegas. Prinsip saya tadi, kalau persoalan kemanusiaan, tidak boleh ada hak asasi manusia yang dilanggar termasuk hak untuk beribadah. Kalau soal politiknya, saya tidak ikut-ikutan."
Saat ini ada sekitar 20 juta muslim di China. Sebagian besar di antara mereka tinggal di barat laut negara itu, yang meliputi Xinjiang, Qinghai, Gansu dan Ningxia. Laporan mantan kepala HAM PBB tahun lalu tentang pelanggaran hak di Xinjiang mendokumentasikan penganiayaan yang meluas termasuk penyiksaan, penangkapan sewenang-wenang, aborsi paksa, dan pelanggaran kebebasan beragama. Dua tahun lalu, Pengadilan Tribunal independen yang berbasis di London telah menyatakan bahwa rejim PKT melakukan kejahatan genosida pada muslim etnis Uighur dan minoritas lain di wilayah barat Xinjiang.
NTD News melaporkan dari Jakarta.
Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan
#universitasmuhammadiyahjakarta #china #uyghurculture #hakasasimanusia #islam #muslim #kebebasanberbicara #partaikomunistiongkok
