Rencana Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Akankah Membengkak Lagi?

Rencana Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Akankah Membengkak Lagi?

N
NTD Indonesia
213 Tayangan video·20 Nov 2023  #keretacepat #keretacepatjakartabandung #beltandroad

Setelah pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung selesai dan beroperasi, kini pemerintah Indonesia berencana akan melanjutkan pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya. Awal November lalu, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, perpanjangan kontrak telah disepakati dalam penandatanganan joint study Indonesia dengan China Railway. Namun, ia belum dapat menyebutkan nilai investasi dan besaran bunga untuk perpanjangan proyek kereta cepat tersebut.

Rencana itu mendapat sorotan dari anggota Komisi DPR RI, Suryadi Jaya Purnama, yang membidangi infrastruktur dan perhubungan.

[Suryadi Jaya Purnama, Anggota Komisi V DPR RI]:
"Kalau kita membangun kereta cepat dari Jakarta-Surabaya, harus belajar pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, terutama dari sisi perencanaannya, agar tidak terjadi pembengkakan (biaya). Kemudian, perlu negosiasi dengan investor, seperti misalnya sekarang dengan China. China dulu menjanjikan alih teknologi, kemudian tidak membebani APBN, ternyata kan membebani APBN. Bahkan ketika operasionalnya, sebagian besar itu menggunakan tenaga kerja dari China, bukan tenaga kerja kita. Sehingga tidak ada alih teknologi".

Meski Suryadi menganggap penting pembangunan kereta cepat tujuan Surabaya, tapi dia mengingatkan pemerintah untuk lebih profesional dalam menggarap proyek infrastruktur transportasi massal ini.

[Suryadi Jaya Purnama, Anggota Komisi V DPR RI]:
"Kalau kebutuhan akan transportasi dari Jakarta-Surabaya, justru sangat dibutuhkan sebenarnya. Tapi problemnya bukan dibutuhkan atau tidak, problemnya adalah profesionalisme dalam pembuatan perencanaan ketika membangun infrastruktur. Kalau mengulang kesalahan yang sama, kita kuatir. Oleh karena itu, jangan sampe pemerintah mengulangi kesalahan yang sama seperti yg terjadi dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Harus ada negosiasi ulang, perhitungan ulang, bahkan ditender ulang. Seperti Jepang bisa menawarkan teknologi yang lebih bagus alih teknologinya, bahkan pengalaman sebelumnya tidak ada pembengkakan".

Sebelumnya, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung disorot publik karena banyak masalah. Salah satunya adalah karena terjadi pembengkakan biaya selama pembangunan kereta cepat itu, yang mencapai sekitar Rp 18 triliun lebih.

NTD News melaporkan dari Jakarta

----

Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan

#keretacepat #keretacepatjakartabandung #beltandroad #china #beltandroadinitiative #cina #tiongkok #jebakanutang #jebakanutangcina #inisiatifsabukdanjalan #obor #keretacepat2021