
Hacker Rusia Diduga Meretas Bank China
CEO sebuah perusahaan keuangan ternama mempunyai pesan tentang keputusan bisnis besar:
Anda tidak dapat memisahkannya dari geopolitik.
Peter Orszag, yang bekerja di bank investasi Lazard, mengatakan kepada wartawan bahwa ketegangan di China, Ukraina, dan Timur Tengah telah menjadi fokus utama klien-kliennya. Dia mengatakan sudah tidak ada lagi masa-masa dimana kita harus membuat pilihan-pilihan yang terisolasi berdasarkan data mentah.
Sekarang, "Anda harus memahami konteksnya." Dan lanjut menambahkan, "Jika Anda berinvestasi saat ini sebagai sebuah bisnis dalam perluasan operasi di China, Anda harus siap menghadapi kenyataan bahwa investasi tersebut akan menjadi nol dalam semalam."
Untuk mengetahui dampak tersebut, Lazard membentuk unit penasihat geopolitik, itu bertugas menganalisis peristiwa dunia dan potensi dampaknya terhadap bisnis klien.
Serangan ransomware, terhadap cabang perbankan raksasa China di AS. Peretas menyerang anak perusahaan Industrial and Commercial Bank of China yang berbasis di New York, juga dikenal sebagai ICBC. Bank itu adalah pemberi pinjaman komersial terbesar di China berdasarkan aset.
ICBC mengatakan pihaknya sedang menyelidiki serangan yang mengganggu beberapa sistemnya, serta membuat kemajuan dalam pemulihannya. Pakar keamanan siber mengatakan mereka yakin ransomware tersebut berasal dari kelompok peretas Rusia LockBit.
#ransomware #hacker #peretas #china #rusia #cina #tiongkok #bank #icbc
