Jika Terjadi, Aktivitas Manusia Lumpuh

Jika Terjadi, Aktivitas Manusia Lumpuh

S
Saintek
244 Video Views·Nov 3, 2023  #badaimatahari #kepunahanmanusia #elektromagnetik

Sebenarnya, sejak Februari lalu, telah beredar prediksi yang sangat mengerikan di Internet, yaitu pada tanggal 23 April 2023, bumi akan hancur akibat badai matahari.
Tahun ini? Ya! Prediksi ini mengatakan, bahwa pada tanggal 23 April 2023 lalu, badai matahari ekstrim akan menghantam bumi secara langsung, menyebabkan bencana yang menghancurkan bagi manusia, dan puluhan juta orang akan tewas karena hantaman langsung dari badai ini.
Setelah itu, setengah dari populasi manusia akan berangsur-angsur tewas akibat hantaman badai ini, hingga akhirnya peradaban manusia akan kembali ke Zaman Batu. Itulah prediksinya.
Meskipun ini prediksi dan terkait dengan kepunahan manusia, sepertinya akan sulit menjadi kenyataan, tetapi terjadinya badai matahari ini bukannya tak berdasar. Artinya, sejak Februari lalu, telah terjadi kelainan pada aktivitas matahari dan menjadi sangat aktif. Sebagai informasi, matahari memiliki siklus aktivitas, yaitu sekitar 11 tahun, jadi, siklus matahari saat ini dimulai sekitar akhir tahun 2019, yaitu saat pecahnya pandemi virus corona.
Saat itu, matahari memasuki masa tidak aktif, yaitu hampir tidak ada bintik matahari. Biasanya, saat matahari aktif, suhu bumi akan sedikit lebih rendah, kemudian akan terjadi lebih banyak bencana alam. Seperti yang disebutkan, matahari memiliki siklus aktif 11 tahun. Ketika bintik matahari sedikit, bumi lebih rentan terhadap banjir besar. Seperti gempa bumi, banjir dan sejenisnya.
Gelombang terakhir dimulai pada tahun 2009. Saat itu, bintik matahari paling sedikit. Keadaan bintik matahari yang relatif sedikit ini berlanjut hingga gempa 11 Maret tiba-tiba terjadi pada tahun 2011.

#badaimatahari
#kepunahanmanusia
#elektromagnetik
#gelombang