
{ Eps.2 } Mereka Sebenarnya Bukan MANUSIA, Tetapi Spesies Manusia Lain yang Pernah Eksis...
Populasi Jepang menurun sebesar 500.000 pada tahun 2019 di Prefektur Tottori. Bisa dikata Jepang kehilangan satu prefektur Tottori.
Mungkin kita tidak tahu seberapa besar sebuah county atau prefektur, bagi Jepang, itu seperti sebuah provinsi. Bayangkan, populasi suatu provinsi tiba-tiba berkurang sebanyak itu hanya dalam tempo satu tahun.
Sehingga ada ahli yang mengatakan bahwa populasi Jepang akan tersisa 500 orang tanpa perlu bertahun-tahun lamanya, dengan demikian, ras Jepang pun lenyap dari peta dunia.
Kemungkinan kedua yang menyebabkan kepunahan Neanderthal adalah struktur pola makan mereka.
Mereka hanya makan daging, jadi ketika ada bencana alam, dan jika tidak ada binatang buruan, mereka akan mati kelaparan tidak ada makanan lain untuk dimakan.
Lain halnya dengan kita yang bisa makan apa saja, tentu saja makanan yang layak dikonsumsi manusia, jadi kemampuan bertahan hidup kita jauh lebih kuat.
Sementara mereka yang tidak bisa makan sayur mayur atau buah-buahan, bukan karena mereka tidak suka, tetapi mereka benar-benar tidak bisa mencernanya.
Mereka bahkan tidak bisa mengunyah. Struktur giginya memang dirancang tidak bisa mengunyah seperti kita. Oleh karena itu, meski dimakan juga tidak mudah dicerna.
Jadi, jika asupan nutrisinya sedikit, otot mereka akan cepat menyusut, yang aka membuat mereka sulit berburu mangsa, dan akan terjadi lingkaran setan.
Sebagai dampaknya, jika mereka tidak makan secara ekstrim, mereka mungkin akan saling memakan sesama mereka yang mati, atau setelah konflik tertentu dengan kita, mereka akan memakan korban yang tewas di medan perang.
Kanibalisme ini mungkin juga merupakan penyebab langsung kepunahan Neanderthal.
