
Pembuat Roket Amerika ini Beberkan Rahasia di Area 51
Ketika David berusia enam atau tujuh tahun, ia banyak membaca buku di perpustakaan. Semua buku yang dibacanya adalah buku sains tingkat tinggi.
Dia tidak hanya bisa mengerti, tetapi juga mengetahui materi di dalamnya. Salah satu masalah terbesarnya adalah matematika, jadi dia bahkan menemukan seperangkat matematikanya sendiri. Hobinya adalah membuat roket di rumah, da semasa remajanya, dia sudah memiliki ide untuk merancang dan membangun mesin roket fusi nuklir.
Karena suatu kebetulan, catatannya terlihat oleh personel militer bernama Curtis LeMay.
Curtis LeMay mendapati ternyata ide pemikirannya seperti itu, jadi diam-diam mendukungnya untuk membuat mesin roket fusi nuklir dan mengujinya. Tes pertama berhasil. Karakteristik dari roket ini ternyata jauh lebih cepat dari semua roket pada saat itu.
Setelah tes berhasil, ia dibawa ke pangkalan bawah tanah di Area 51. Sesuatu yang dilihatnya di sana adalah sebuah pesawat ruang angkasa yang sangat kuno. Pesawat ruang angkasa ini sangat unik, sepertinya menggunakan teknologi mesin fusi nuklir, tetapi pesawat ruang angkasa ini lebih mirip sesuatu yang memiliki kesadaran dan kombinasi teknologi tinggi...
#Pencerahan
#Misteri
#MataKetiga
