
Penumpukan Senjata di Taiwan, 'Tong Mesiu' atau 'Landak'?
Sebuah 'tong mesiu' atau 'landak'? Dua negara adidaya terbesar di dunia sedang bertukar pertengkaran karena masalah yang memanas: Akan seperti apa masa depan Taiwan? Serta akankah jet tempur, kapal perang, dan peluru menentukan jawaban akhir?
Pada hari Kamis, Deplu AS menyetujui penjualan senjata baru ke pulau demokrasi itu, senilai 440 juta dolar. Dan itu hanyalah bagian dari kesepakatan senjata untuk pulau tersebut, senilai lebih dari satu miliar dolar tahun ini saja.
Penumpukan senjata di pulau itu adalah bagian dari apa yang disebut strategi "landak" Washington. Tujuannya: untuk menaikkan biaya dan kerugian yang diharapkan ke China, jika China memutuskan untuk menyerang. Mirip dengan pembicaraan sebelumnya untuk memasukkan Taiwan di bawah payung nuklir AS.
Di AS, kongres menyerukan peningkatan pendanaan untuk pertahanan Taiwan. Itu di tengah meningkatnya rasa urgensi. Pada hari Jumat, 11 pesawat China melintasi garis median Selat Taiwan, penghalang tidak resmi antara kedua belah pihak.
Jadi, apakah invasi sudah dekat? Dan di mana posisi Washington? Menlu Taiwan mengatakan pulau itu sedang bersiap untuk konflik dengan China pada 2027.
Di AS, Menteri Pertahanan, Lloyd Austin memperingatkan
China terhadap kemungkinan perang di sebuah forum awal bulan ini.
Tapi apa yang sebenarnya akan dilakukan AS jika China menginvasi Taiwan? Jawabannya masih belum jelas.
#taiwan #amerika #senjata #perang #selattaiwan #cina #china #tiongkok #demokrasi #otoriter #diktator #bebas #strategilandak
