
Wanita China Pengungkap Komunisme, Menghadapi Sensor di Universitas Amerika
Kini kita melihat kisah seorang China di pengasingan, yang sekarang menghadapi serangan balik di kampus perguruan tinggi AS, lebih khusus lagi, sebuah universitas Kristen. Alasannya? Untuk menyampaikan bahaya komunisme.
Wanita yang berbicara adalah Xi Van Fleet, seorang Ibu Virginia yang hidup melewati Revolusi Kebudayaan secara langsung di China. Dia sekarang mengunjungi kampus-kampus, memperingatkan pemuda Amerika tentang bahaya komunisme yang menjulang di tanah AS.
Di sebuah acara di University of Delaware, Van Fleet menjelaskan pengalaman pribadinya di China komunis, sambil membandingkannya dengan AS. Dia sebelumnya tidak diberi kesempatan untuk berbicara di sebuah universitas Kristen di negara bagian Washington.
Van Fleet juga dikenal karena penolakannya terhadap 'critical race theory', sebuah ideologi yang memandang ras sebagai konstruksi sosial. Dia mengatakan bahwa CRT adalah sarana indoktrinasi, yang membawa kembali kenangan tentang apa yang dia lihat di China Mao.
Beberapa siswa menganggap acara itu bermakna.
------
Support us by Joining NTD Fanclub, dapatkan T-Shirt NTD Fanclub, Coffee Mug dan kesempatan pasang iklan di Youtube NTD yang ditonton ribuan viewers. Info lebih lanjut ☛ https://bit.ly/ntdfanclub
Donasi dukung kami ☛ https://ntdindonesia.com/donasi/
Lebih banyak berita dan artikel ☛ https://ntdindonesia.com/
Terhubung dengan kami di Ganjing World ☛
https://www.ganjingworld.com/channel/u7SnRLmAnT8ee
Terhubung dengan kami di Safechat ☛ https://safechat.com/channel/2790461463648540578
Terhubung dengan kami di Facebook ☛ https://facebook.com/ntdindonesia/
Terhubung dengan kami di Telegram ☛ https://t.me/ntdindo
Terhubung dengan kami di Twitter ☛ https://twitter.com/indonesia_ntd
Saksikan juga video kami di ☛ https://www.dailymotion.com/ntdindonesia
Video inspirasi setiap hari ☛ https://www.youtube.com/ntdkehidupan
#china #revolusikebudayaan #cina #tiongkok #komunisme #bahaya #ancaman #amerika #sensor
