China Penyuplai Barang Palsu Terbesar di Dunia

China Penyuplai Barang Palsu Terbesar di Dunia

F
17 Tayangan video·17 Apr 2023

Siapakah Penyedia Barang Palsu dan Bajakan Terbesar ?

RRC memecahkan rekor dunia dalam pembuatan barang palsu dan bajakan. Ini berdasarkan laporan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) berjudul 2022 Review of Notorious Markets for Counterfeiting and Piracy pada (31/01/2023). 75 persen nilai semua barang palsu dan bajakan yang disita oleh bea cukai AS pada tahun 2021 berasal dari China. Perwakilan dagang AS Katherine Tai mengatakan bahwa meluasnya perdagangan barang palsu dan bajakan merusak keamanan ekonomi pekerja Amerika dan merusak pekerjaan AS untuk menyusun kebijakan perdagangan yang adil dan inklusif.

Laporan tersebut mengidentifikasi 39 pasar online dan 33 pasar fisik yang dilaporkan terlibat memfasilitasi pemalsuan merek dagang atau pembajakan hak cipta. Laporan tersebut menemukan bahwa WeChat, aplikasi media sosial paling populer di China, menyediakan ekosistem e-niaga yang memfasilitasi distribusi dan penjualan produk palsu kepada pengguna di seluruh dunia. WeChat, bersama dengan 'aplikasi saudara' Weixin menjadi sebagai salah satu platform terbesar untuk barang palsu di China. Perusahaan induk WeChat Tencent telah gagal menerapkan langkah-langkah korektif untuk mencegah perdagangan gelap tersebut.
Amerika Serikat tidak sendirian dalam perjuangannya melawan membanjirnya barang-barang terlarang dari komunis China. Sebuah laporan berjudul INTELLECTUAL PROPERTY CRIME THREAT ASSESSMENT 2022 yang diterbitkan Uni Eropa pada Maret 2022 menemukan bahwa China juga merupakan sumber barang palsu dan bajakan terbesar ke Uni Eropa yang diselundupkan dari China dan Hongkong. Pada tahun 2019, Nilai perdagangan tersebut mencapai 119 miliar euro ($130 miliar) atau setara 5,8 persen dari seluruh nilai ekspor Uni Eropa. China dan Rusia mengambil peran aktif dalam bisnis illegal ini.