
Film Dokumenter Damar Wayang
Dalam kegiatan Makantisastra yang diselenggarakan oleh Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar tanggal 21 Desember 2022 yang bertemakan “Sastra Pinaka Sasuluh Urip”, Tim Film SMK Negeri 1 Mas Ubud kembali berpartisiasi dengan mengirimkan 1 tim film yang beranggotakan 6 orang dari kelas XI Multimedia yang tergabung dalam RAS Production antara lain:
1. I Dewa Gede Panji Putranatha
2. Putu Vito Prawira Kurnia
3. I Kadek Ello Dwi Permana
4. I Komang Doni Pranata
5. I Wayan Sastra Kesuma
6. I Pande Kadek Wira Buana
Dalam film ini mengulas tentang tentang Dalang Cilik dari Jero Gede Sakah Dangin Pasar, Banjar Griya, Payangan yang bernama Dewa Gede Prabha. Hal ini dirasa cukup mewakili tema tahun ini yang mana ditengah ramainya dunia hiburan digital, kita masih bisa menemukan dalang yang berumur remaja/ dalang cilik yang dengan tekun mendalami Seni Wayang Kulit dan melalui kegiatan mendalang, Dewa Gede Prabha bisa belajar dari petuah-petuah/ cerita yang dibawakan dan memahami karakter-karakter yang ada dalam pewayangan. Melalui irama dan intonasi pengucapan sloka, mampu memberikan kecakapan dalam bertutur kata yang baik dan benar. Hal ini tentu sangat membantu dalam memberi tuntunan/ sesuluh untuk memahami dan mengisi kehidupan, disamping turut melestarikan seni dan budaya Bali.
Adapun tokoh pendukung dalam film ini antara lain ; Juru Tandak yang berlokasi di daerah Bangli, Ida Nabe Sri Bhagawan Maha Carya Sagening. Geria Agung Sagening Munggu, Mengwi, Badung, Bapak I Wayan Darsana, selaku pengerajin Wayang Kulit dari Sukawati.
Selama proses penggarapan tidak luput dari kendala dan hambatan, diantaranya waktu yang terasa mepet, peralatan yang kurang memadai, persiapan yang kurang matang, dana operasional dan ada anggota tim yang jatuh sakit. Semua usaha ini akhirnya membuahkan hasil berupa penghargaan sebagai Juara 1. Bangga dan bahagia bisa meneruskan prestasi kakak kelas sebelumnya yang memperoleh predikat yang sama di tahun lalu di ajang yang sama.
Semua ini berkat dukungan semua pihak baik dari keluarga besar SMK Negeri 1 Mas Ubud, Tim Unit Produksi Multimedia, Yayasan Seni Topeng Belang, Singapadu, Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Gianyar dan pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu.
Harapan kami semoga film yang disajikan dapat memberikan wawasan dan mampu meningkatkan kecintaan seni dan budaya Bali khususnya pada Sastra Bali semoga kita mendapatkan tuntunan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik.
