
Karma Sebuah Kehidupan
Pada zaman Sang Buddha, ada seorang gadis kecil yang cantik bak bunga teratai yang murni dan lembut. Karena itu, orang tuanya memberinya nama Lian Hua Se.Tumbuh dewasa, ia menikah dengan seorang pedagang kaya. Pada saat hamil, ia dan suaminya kembali ke rumah orang tuanya untuk menanti kelahiran bayinya.
Saat itu, ayahnya sudah tiada.Ibunya masih tetap muda dan cantik. Namun sayang, ibu dan suami Lianhuase menjalin hubungan gelap. Ketika Lianhuase mengetahui hal tersebut,ia menjadi sangat tertekan.
Alam semesta yang sangat besar selalu memiliki unsur-unsur yang menyeimbangkan kehilangan dan perolehan di dunia manusia. Jika di kehidupan ini tidak membayar karma buruk,maka ia harus membayar di kehidupan berikutnya. Pembalasan karma pasti akan datang pada kehidupan yang sekarang atau berikutnya.
Oleh karena itu, setiap orang perlu berlaku ‘Sejati’ supaya tidak menciptakan lebih banyak karma buruk. Perlu berlaku ‘Baik’ guna mengumpulkan karma baik, dan perlu berlaku ‘Sabar’ untuk mengubah karma buruk menjadi karma baik.
