Mutiara Negeri Seribu Candi

Mutiara Negeri Seribu Candi

W
Wisdomia Life
342 Tayangan video·20 Agu 2022

Mutiara Negeri Seribu Candi

Oleh Fadila Karuna Prajna

Masa lalu adalah Kenangan
Masa sekarang adalah kenyataan
Masa depan adalah harapan
Dan waktu adalah kanvas Kehidupan.

Jas merah, jangan melupakan sejarah!
Kamu akan dikutuk untuk mengulanginya.
Jas kuning, jangan lupa laku wening!
Kamu akan menemukan beningnya hening.

Sebuah candi bukan hanya seonggok batu
Dia adalah buku
Penanda Waktu
Agar hidupmu tak terantuk batu.

Merawat candi
Membaca candi
dan menyanyikan candi
Tak Lain adalah perjalanan menuju jati diri.

Merawat candi berbuah kebanggaan
Membaca candi berpanen kearifan
Menyanyikan candi torehkan keindahan dan kenggunan
Jangan Pernah dilupakan !

Merawat candi sejatinya merawat nilai
Membaca candi sejatinya menguak misteri
Menyanyikan candi sejatinya bangkitkan kejayaan negeri
Kau cari kunci ke seluruh bumi, ternyata di rumah sendiri.

Borobudur inspirasikan peta kehidupan
Kamadhatu, Ruphadatu, Arupadatu
Kamadatu ketika hidupmu dipenuhi segala nafsu
Rupadatu Ketika hidupmu dipenuhi segala topeng
Arupadatu ketika hidupmu mencapai pencerahan dan bijaksananya kearifan.

Candi Pari ingtkan bahwa kau adalah putra Dewi Sri,
Sang Ahli tentang Padi,
Bahwa Bangsamu bisa makmur,
Dengan memuliakan dan berdaulat atas padi.

Candi Sukuh adalah tentang pejuangan,
Inpirasi melawan penjajahan,
Hanya satu cara menaklukkan Sang Naga Penjajahan,
Amertha, rajanya air kehidupan, kejayaan dan keabadian.

Masihkah kau ragu untuk merawat candi,
Masihkah kau enggan membaca candi,
Masihkah kau parau menyanyikan candi,
Masikah kau gagap menarikan candi

Candi adalah tentang jati diri
Candi adalah tentang warisan nilai
Candi adalah lukisan di kanvas kehidupan
Jangan pernah kau lupakan!

Sidoarjo, 23 April 2022





Stempel waktu