#andal

#bantuan

#duniabersih

#kebaikanitukeren

#kelinci

#pertolongan

#sahabat

#teman

Kisah Kelinci dan Para Temannya

Kisah Kelinci dan Para Temannya! Percayalah Pada Dirimu Sendiri

Seekor kelinci tinggal di dekat sebuah peternakan dan memiliki banyak teman. Dia selalu bermain, berbicara, dan bersenang-senang dengan teman-temannya. Hari-harinya berlalu dengan bahagia, dan dia selalu berpikir betapa beruntungnya dia memiliki begitu banyak teman.

Suatu hari, saat bermain di tepi sungai, di kejauhan, dia melihat seekor singa yang perlahan bergerak ke arahnya. 

Dia menjadi takut, tapi kemudian dia berpikir, bahwa dia harus meminta bantuan teman-temannya, dan dia yakin, bahwa mereka pasti akan membantunya.

Pertama dia berlari ke arah teman kudanya, yang sedang merumput di dekatnya.

Dia berkata: “Teman, seekor singa sedang mendekat ke arah kita. Saya tidak mungkin bisa lari dari singa itu. Biarkan saya naik ke punggungmu dan ikut lari bersamamu.”

Kuda berkata, “Teman, aku ingin sekali membantumu, tapi aku harus pergi bekerja.” Setelah mengatakan demikian, kuda itu lari.

Kemudian kelinci mendekati temannya, si kerbau, yang sedang beristirahat di bawah pohon dan berkata, “Kerbau temanku, seekor singa sedang datang kesini. Tolong takut-takuti dia dengan tandukmu yang tajam.”

Kerbau berdiri dan berkata, "Teman, aku bisa saja mencoba menakut-nakuti singa itu, tapi sebentar lagi petani akan memanggilku untuk bekerja di ladang." Setelah mengatakan hal itu, kerbau pun pergi.

Sekarang kelinci mendekati temannya, seekor kambing, dia berkata: "Kambing temanku. Tolong bantu aku. Biarkanlah aku naik ke atas punggungmu dan kita lari bersama dari sini, dengan begitu, kita bisa selamat bersama-sama."

Kambing berpikir “Mengapa aku harus menambah beban dengan membawanya di punggungku? Bukankah itu hanya akan membuatku lari lebih lambat? Aku harus lari sendiri untuk menyelamatkan hidupku.” Memikirkan hal ini, kambing lari dari sana sendirian.

Kelinci melihat singa itu semakin mendekatinya. Tidak ada pilihan lain, dia berlari secepat mungkin, dan beruntung dia menemukan sebuah lubang di bawah pohon, segera saja dia melompat dan bersembunyi di sana.

Tepat saat itu, si singa juga tiba di sana. Singa itu berupaya meraih si kelinci, beruntung lubang di bawah pohon itu kecil, dan si singa tidak berhasil menangkapnya, hingga akhirnya singa menyerah dan pergi.

Hari itu, si kelinci mengerti bahwa dia memang punya banyak teman, tapi tidak ada teman sejati, mereka tidak mau menolongnya saat dibutuhkan. 

Akhirnya dia mengerti, bahwa satu-satunya yang bisa dia andalkan setiap saat, hanyalah dirinya sendiri.

Yang paling bisa kita andalkan setiap saat, hanyalah diri kita sendiri.